YouTube Melarang Prank Berbahaya, Bagaimana Nasib Prankster? - Leo Setiawan

Monday, January 21, 2019

YouTube Melarang Prank Berbahaya, Bagaimana Nasib Prankster?

YouTube Melarang Prank Berbahaya

Baru-baru ini, YouTube melarang prank berbahaya setelah banyak beredar video tentang Bird Box Challenge.

Apa itu Bird Box Challenge?

Sebuah challenge yang mengharuskan para pelakunya menutup mata, karena terinspirasi dari film Bird Box.

YouTube Melarang Prank Berbahaya, Nasib Prankster?


Kamu yang hobi membuat prank berbahaya untuk kebutuhan konten YouTube harus berpikir dua kali.

Mengapa?

Karena saat ini YouTube semakin memperketat peraturannya. Ada beberapa poin yang harus kamu ketahui, di antaranya adalah:

  • Thumbnail diperketat.
  • Tautan diperketat.
  • Prank dan challenge diperketat.
Apa maksudnya?

Maksudnya adalah konten yang berbau pornografi, kekerasan, pelecehan, dan ujaran kebencian dilarang, termasuk thumbnail dan juga tautannya.

Intinya adalah prank dan challenge yang mengandung unsur-unsur berbahaya seperti yang disebutkan di atas dilarang keras oleh pihak YouTube.

Jika dilanggar apa hukumannya?

Di laman bantuan, pihak YouTube mengatakan, jika konten kreator tetap nekat membuat prank berbahaya, mereka akan mendapatkan teguran dan penghapusan video.

Menghasilkan Uang di YouTube Semakin Susah


Ketika mendengar YouTube memperketat peraturannya, semua orang yang ingin mencari uang di YouTube pasti akan merasa khawatir.

Khawatir kenapa?

Khawatir menghasilkan atau mencari uang di YouTube semakin susah, karena peraturan terbaru pasti akan dibuat lebih sulit.

Lihatlah data berikut:

1. Tahun 2016 ke bawah: Cukup 1 video orisinal, dan status monetisasi sudah bisa diaktifkan.

2. Tahun 2017: Harus mencapai 10.000 view, proses monetisasi baru bisa diajukan dan menunggu peninjauan.

3. Tahun 2018 - 2019: Harus mencapai 1.000 subscriber dan 4.000 jam waktu menonton, proses monetisasi baru bisa diajukan dan menunggu peninjauan dari YouTube.

Mengapa data di atas sering berubah?

Jawabannya adalah disebabkan para penggunanya. Jadi, semakin ngawur para pengguna menggunakan YouTube, maka kebijakan YouTube pasti berubah.

Harus Jadi Konten Kreator yang Cerdas


Ketika ada aksi berbahaya yang diunggah di YouTube yang viral yang kemudian banyak ditiru oleh orang lain, tentu aksi tersebut akan masuk ke dalam radar atau pantauan YouTube.

Dan ketika hal tersebut terjadi, hati kecilku berkata:

Kayaknya aksi ini bakal memunculkan peraturan baru lagi di YouTube.

Jika ingin menjadikan YouTube sebagai tempat kerja yang menghasikan, maka jadilah konten kreator yang cerdas.

Konten kreator cerdas itu adalah konten kreator yang mencari tahu dan mengerti peraturan YouTube sebelum membuat saluran, memperhatikan isi dari video yang dibuat, dan sadar akan sebab akibat dari video yang dibuat.

Semoga saja YouTube, khususnya YouTube Indonesia memiliki banyak konten berkualitas yang tidak hanya mementingkan adsense. Setuju?
Comments


EmoticonEmoticon